Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

27/12/24

sekedar berbagi


Mendengar tilawah Quran Surat An naba, teringat papa

Dulu  kira-kira 3 thn lalu, beliau senang diperdengarkan tilawah murottal ini......

02/06/23

Hari ini kubuat kisah

Kisah yang diawali dengan banyak cerita

Cerita sedih , bahagia, kecewa, sakit hati, gembira bercampur aduk saling membaur

Menyadari bahwa diri adalah sebuah benang tipis untuk merangkai sebuah kehidupan


Aku tertunduk dan merenung....

Apa gerangan yang kucari

ketika kudapat kadang dapat buyar seketika

Kutanya dalam diri

untuk apa meraih cita

Jika terdapat rasa kecewa , lupa akan harta yang pernah ada

Mengharap asa yang tidak bertempat

Sudah jelas ada Allah tempat segalanya


Wahai diri untuk apa kau simpan banyak luka

Yang ada rasa kecewa semakin membuncah

sehingga jiwa lupa arah kemana dia pulang


Wahai jiwa yang belum kunjung tenang

Apa yang kau cari tiada bertepi

Pusatkan pikirmu untuk sang Pemberi

Supaya terima segala yang terjadi


Jakarta  2 Juni 2023


30/03/22

INVESTASI

Investasi , kata itu kebanyakan kita terlintas adalah uang sebagai materinya. Sehingga bagi kebanyakan orang hal itu menjadi kata kunci supaya orang memahami tentang suatu produk apapun. Saya pun demikian, setelah beberapa banyak mengenal berbagai produk, saya menggangap investasi memang diperlukan bagi setiap bidang kehidupan kita . Allah swt pun menitipkan investasi fisik , akal dan ruh untuk kita kelola. Sehingga semua yang bersangkutan dengan tiga aspek tersebut haruslah menjadi modal investasi kita.


Saya mulai mengenal investasi dengan pandangan berbagai cabang, bermula dari membeli "buku". Kenapa buku tersebut saya beri tanda kutip ? karena buku ini berupa buku paket yang harus kita beli secara keseluruhan jilid per jilid. Dengan istilah gampangnya 'buku paketan' lah. Sejak saya membeli buku paketan tersebut ,  semakin saya ketagihan dengan investasi tersebut. Karena apa yang saya pikirkan ; bahwa itu adalah "investasi". Berapapun biaya 'modal awalnya' bagi saya adalah "MURAH" karena saya akan mendapatkan lebih dari itu setelahnya.......

Bila flashback beberapa tahun lalu, ketika saya baru memiliki anak pertama kira-kira 1 tahunan, saya pernah menginginkan membeli 'buku paketan' itu untuk anak saya,namun karena harganya sekitar angka 1 jutaan lebih pada saat itu, maka di dalam otak saya berpikir  itu adalah "mahal" dan tidak berpikir sebagai investasi. Akhirnya jadilah buku paketan itu tak sempat terbeli oleh saya untuk anak saya yang pertama. Walaupun saya masih memberikan beberapa buku-buku juga untuk anak saya yang pertama itu yang menurut saya bisa  terjangkau harganya.

Ketika kelahiran anak saya yang ketiga , saya pun sering browsing tentang bagaimana mendidik anak dan segala macamnya. Kemudian saya pun menemukan buku parenting yang menurut saya harus dibaca setiap orang tua di Indonesia ini. Entah mengapa saya begitu terkesan dengan buku ini karena membuka celah-celah pemikiran saya sehingga menjadi sebuah ide besar...Subhanallah. Semoga penulis buku ,Ust Faudzhil Adhim diberikan keberkahan oleh Allah swt....amiin. Bukunya berjudul 'positif parenting'. Ide besarnya adalah bagaimana kita menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak kita dalam mengantarkan mereka menjadi generasi Rabbani.

12/11/21

Mengenang bunda Djauharah Bawazir

Dulu aku pernah berharap mengenal seseorang yang menjadi Ibu dalam belajar.......

Perkenalan bermula............

Kurang lebih 23 tahun yang lalu  antara mahasiswa dan dosen pembimbing

Awal perkenalan yang  berkesan, hingga perkenalan dan pertemuan-pertemuan selanjutnya

Dari pembicaraan singkat, hingga diskusi-diskusi kecil yang menjadi bahan renunganku 

Nasehat, Ilmu dan latihan pembelajaran engkau berikan kepadaku


Secara sadar dan tak sadar, bimbingan beliau yang menjadi inspirasi dalam kehidupanku

Dalam proses hubungan antara 'anak dan Ibu' tersebut banyak kisah yang telah kita lalui

Dan aku yakin hanya Allah , Ibu, dan aku yang dapat memahaminya

Terkadang aku bersikap sebagai mahasiswa bimbingan beliau, namun tak jarang juga aku bersikap sebagai anak di mata beliau


Ada macam-macam rasa dalam proses hubungan itu , dan anehnya aku memilki rasa takut bila melakukan kesalahan di depan beliau, ada perasaan senang karena beliau memberikan ruang bagiku untuk berkreasi, menciptakan sesuatu dan mensuport supaya aku tumbuh lebih berkembang dan maju


Ada banyak inspirasi dari proses hubungan dengan beliau

Ada banyak perubahan yang aku dapatkan dengan interaksi dengan beliau

Dari beliau aku belajar untuk tekun, teguh, pantang menyerah, usaha yang gigih, semangat mencari Ilmu dan masih banyak yang lainnya


Aku ingat di masa-  masa sakit beliau, Ibu mengatakan ingin dikumpulkan bersama Nabi dan Rosul serta  orang-orang yang beriman. dan masuk ke dalam syurga....aamiin. Sambil beliau menahan sakinya dengan banyak-banyak bersyukur dan beristighfar kepada Allah. Aku lihat  betapa berat perjuangan  dan kesabaran jiwa  beliau menghadapi penyakitnya, dikarenakan di satu tahun terakhir beliau tidak bisa banyak bergerak dan berbaring di tempat tidur di keshariannya .


Hingga di hari Selasa , 9 November 2021, di malam hari, Ibu ( sebutan itu aku memanggilnya. karena seperti ibuku sendiri ), menghadap Allah SWT.....innalillahi wa inna Ilaihi roji'un...


Rasa sedih karena kehilangan sosok beliau , kagum dengan kegigihan beliau dalam mencari Ilmu dan membuat Ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk semua...

Alhamdulillah beliau sudah membuat buku-buku, sekolah online Muslim Konselor yang insyaAllah menjadi amal jariyah dan bermanfaat untuk umat , bangsa dan agama.....


 "Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya dan dari siksa api neraka."

* Mengenang Ibu Dra. Djauharah Bawazir, Psi, M.Pd*



13/12/20

Mengapa Guru ?


Dahulu tak pernah terpikirkan dan terucap dalam kata-kata tentang cita-cita menjadi guru sedari kecil. Singkat cerita jadilah aku sekarang menjadi seorang guru....Teman SMP ku mengatakan ,"Hah, kamu jadi guru?’, kemudian mengatakan juga ke temenku yang lain,” bisa ngomong juga tuh anak !", mmh what's wrong with me.......(senyumin ajah)

MENJADI  DIRI  SENDIRI


Ternyata tak mudah untuk menjadi diri sendiri, 

yang sudah lama tak terekspresikan. 

Berbagi cerita, Parenting, Bimbingan dan Konseling

Mengenang bunda Djauharah Bawazir