Mendengar tilawah Quran Surat An naba, teringat papa
Dulu kira-kira 3 thn lalu, beliau senang diperdengarkan tilawah murottal ini......
Mendengar tilawah Quran Surat An naba, teringat papa
Dulu kira-kira 3 thn lalu, beliau senang diperdengarkan tilawah murottal ini......
Hari ini kubuat kisah
Kisah yang diawali dengan banyak cerita
Cerita sedih , bahagia, kecewa, sakit hati, gembira bercampur aduk saling membaur
Menyadari bahwa diri adalah sebuah benang tipis untuk merangkai sebuah kehidupan
Aku tertunduk dan merenung....
Apa gerangan yang kucari
ketika kudapat kadang dapat buyar seketika
Kutanya dalam diri
untuk apa meraih cita
Jika terdapat rasa kecewa , lupa akan harta yang pernah ada
Mengharap asa yang tidak bertempat
Sudah jelas ada Allah tempat segalanya
Wahai diri untuk apa kau simpan banyak luka
Yang ada rasa kecewa semakin membuncah
sehingga jiwa lupa arah kemana dia pulang
Wahai jiwa yang belum kunjung tenang
Apa yang kau cari tiada bertepi
Pusatkan pikirmu untuk sang Pemberi
Supaya terima segala yang terjadi
Jakarta 2 Juni 2023
Investasi , kata itu kebanyakan kita terlintas adalah uang sebagai materinya. Sehingga bagi kebanyakan orang hal itu menjadi kata kunci supaya orang memahami tentang suatu produk apapun. Saya pun demikian, setelah beberapa banyak mengenal berbagai produk, saya menggangap investasi memang diperlukan bagi setiap bidang kehidupan kita . Allah swt pun menitipkan investasi fisik , akal dan ruh untuk kita kelola. Sehingga semua yang bersangkutan dengan tiga aspek tersebut haruslah menjadi modal investasi kita.
Dulu aku pernah berharap mengenal seseorang yang menjadi Ibu dalam belajar.......
Perkenalan bermula............
Kurang lebih 23 tahun yang lalu antara mahasiswa dan dosen pembimbing
Awal perkenalan yang berkesan, hingga perkenalan dan pertemuan-pertemuan selanjutnya
Dari pembicaraan singkat, hingga diskusi-diskusi kecil yang menjadi bahan renunganku
Nasehat, Ilmu dan latihan pembelajaran engkau berikan kepadaku
Secara sadar dan tak sadar, bimbingan beliau yang menjadi inspirasi dalam kehidupanku
Dalam proses hubungan antara 'anak dan Ibu' tersebut banyak kisah yang telah kita lalui
Dan aku yakin hanya Allah , Ibu, dan aku yang dapat memahaminya
Terkadang aku bersikap sebagai mahasiswa bimbingan beliau, namun tak jarang juga aku bersikap sebagai anak di mata beliau
Ada macam-macam rasa dalam proses hubungan itu , dan anehnya aku memilki rasa takut bila melakukan kesalahan di depan beliau, ada perasaan senang karena beliau memberikan ruang bagiku untuk berkreasi, menciptakan sesuatu dan mensuport supaya aku tumbuh lebih berkembang dan maju
Ada banyak inspirasi dari proses hubungan dengan beliau
Ada banyak perubahan yang aku dapatkan dengan interaksi dengan beliau
Dari beliau aku belajar untuk tekun, teguh, pantang menyerah, usaha yang gigih, semangat mencari Ilmu dan masih banyak yang lainnya
Aku ingat di masa- masa sakit beliau, Ibu mengatakan ingin dikumpulkan bersama Nabi dan Rosul serta orang-orang yang beriman. dan masuk ke dalam syurga....aamiin. Sambil beliau menahan sakinya dengan banyak-banyak bersyukur dan beristighfar kepada Allah. Aku lihat betapa berat perjuangan dan kesabaran jiwa beliau menghadapi penyakitnya, dikarenakan di satu tahun terakhir beliau tidak bisa banyak bergerak dan berbaring di tempat tidur di keshariannya .
Hingga di hari Selasa , 9 November 2021, di malam hari, Ibu ( sebutan itu aku memanggilnya. karena seperti ibuku sendiri ), menghadap Allah SWT.....innalillahi wa inna Ilaihi roji'un...
Rasa sedih karena kehilangan sosok beliau , kagum dengan kegigihan beliau dalam mencari Ilmu dan membuat Ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk semua...
Alhamdulillah beliau sudah membuat buku-buku, sekolah online Muslim Konselor yang insyaAllah menjadi amal jariyah dan bermanfaat untuk umat , bangsa dan agama.....
"Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya dan dari siksa api neraka."
* Mengenang Ibu Dra. Djauharah Bawazir, Psi, M.Pd*