Tampilkan postingan dengan label Teacher. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teacher. Tampilkan semua postingan

05/05/21

Dimulai dari diri sendiri



Seorang Ibu berusia 70 tahun yang memiliki 6 anak, mengisahkan tentang pengalaman mendidik anak-anaknya. Beliau mengatakan, "Ketika Saya mengandung anak pertama, Saya menyiapkan diri sendiri dulu untuk menjadi pribadi yang baik dan memiliki keinginan dan harapan untuk anak saya. Begitu pula dengan anak-anak yang selanjutnya. Saya berusaha untuk memperbarui kepribadian dan akhlak baik saya terus menerus....". Cerita ibu tersebut bisa disimpulkan bahwa untuk membangun sebuah peradaban harus diawali dari diri sendiri dulu. Anak adalah sebuah peradaban dimana membutuhkan sebuah persiapan, modal untuk membuatnya menjadi besar. Hal itulah menjadi amanah orang tua, selain ayah, ibu juga memiliki peran dalam membentuk peradaban tersebut.


Orang tua diberikan kesempatan untuk melakukan kebaikan dan beramal sebesar-besarnya dalam rangka membagun peradaban-peradaban tersebut. Oleh karena itu, proyek peradaban tersebut bukanlah proyek sembarang proyek, bukan proyek yang asal- asalan atau kaleng-kaleng, namun sebuah proyek yang luar biasa.

13/12/20

Mengapa Guru ?


Dahulu tak pernah terpikirkan dan terucap dalam kata-kata tentang cita-cita menjadi guru sedari kecil. Singkat cerita jadilah aku sekarang menjadi seorang guru....Teman SMP ku mengatakan ,"Hah, kamu jadi guru?’, kemudian mengatakan juga ke temenku yang lain,” bisa ngomong juga tuh anak !", mmh what's wrong with me.......(senyumin ajah)

Tentang Laskar Pelangi

 Tadi pagi di meja piket, di sela jam kosong mengajar, aku berbicara dengan guru Bahasa Indonesia seorang guru honor yang sedang dalam kondisi menunggu 'sk' sampai di tangannya. *** Pembicaraan kami pun beralih pada tugas yang diberikannya kepada anak -anak tentang komentar dan hikmah yang dapat diambil setelah menonton LASKAR PELANGI. 

Berbagi cerita, Parenting, Bimbingan dan Konseling

Mengenang bunda Djauharah Bawazir