Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
29/03/22
Cerita dan testimoni singkat dari buku "Positif Parenting"
-tulisan pada 23 Mei 2010-
NB : Salinan tulisan dari blog lama saya ini ternyata sudah 11 tahun yang lalu...tidak terasa sudah lama sekali. Saya ingat dari hasil membaca buku ini, selanjutnya di 2011 saya memiliki semangat belajar pengasuhan dan lahirlah anak ke-4 . Buku ini membuat saya bersemanagat dalam upgrade diri untuk mendidik anak saya sebaik dan seoptimal mungkin , berlanjut juga akhiranya sampai anak saya yang kelima di 2013.....Alhamdulillah
05/05/21
Dimulai dari diri sendiri
Seorang Ibu berusia 70 tahun yang memiliki 6 anak, mengisahkan tentang pengalaman mendidik anak-anaknya. Beliau mengatakan, "Ketika Saya mengandung anak pertama, Saya menyiapkan diri sendiri dulu untuk menjadi pribadi yang baik dan memiliki keinginan dan harapan untuk anak saya. Begitu pula dengan anak-anak yang selanjutnya. Saya berusaha untuk memperbarui kepribadian dan akhlak baik saya terus menerus....". Cerita ibu tersebut bisa disimpulkan bahwa untuk membangun sebuah peradaban harus diawali dari diri sendiri dulu. Anak adalah sebuah peradaban dimana membutuhkan sebuah persiapan, modal untuk membuatnya menjadi besar. Hal itulah menjadi amanah orang tua, selain ayah, ibu juga memiliki peran dalam membentuk peradaban tersebut.
Orang tua diberikan kesempatan untuk melakukan kebaikan dan beramal sebesar-besarnya dalam rangka membagun peradaban-peradaban tersebut. Oleh karena itu, proyek peradaban tersebut bukanlah proyek sembarang proyek, bukan proyek yang asal- asalan atau kaleng-kaleng, namun sebuah proyek yang luar biasa.
13/12/20
Sejenak tentang pernikahan
Pukul 13.10 kutunggu mikrolet tuk mengantarkanku pulang. Di bawah sinaran mentari yang cukup terik sekarang ini, berharap dapat posisi yang nyaman tuk beristirahat sejenak melepas lelah sepulang mengajar. Selang beberapa menit, kudapati mikrolet sebagai kendaraan menuju tempat favorit (rumah idaman).
Komunikasi Dalam Rumah Tangga
Sebut saja cahaya, bukan nama sebenarnya. Cahaya adalah sahabat lama ketika kami bersekolah. Sempat terkejut ketika mengetahui tentang "masalah" yang dikatakannya lewat telepon. ** Singkatnya dia mengatakan " Aku sudah capek , rasanya gak sanggup lagi untuk menanggung beban ini, kenapa yah masalah datang bertubi-tubi menghampiri. Dia hampir tak memperdulikan aku lagi,sikap nya sudah membuat aku sangat sakit dan kecewa....."
Langganan:
Postingan (Atom)
Berbagi cerita, Parenting, Bimbingan dan Konseling
-
Menjadi diri sendiri berarti berani Berani dalam mengakui diri Mengakui diri dengan menerima segala kelebihan dan kelemahan diri Tak merasa ...
-
Mengapa aku pilih jurusan Bimbingan dan Konseling ?
-
Investasi , kata itu kebanyakan kita terlintas adalah uang sebagai materinya. Sehingga bagi kebanyakan orang hal itu menjadi kata kunci supa...
